Web Blog

Web Blog

Minggu, 06 September 2009

Hasil Pertandingan Selengkapnya

Jakarta - Sebanyak 21 pertandingan digelar Sabtu (5/9/2009) malam sampai Minggu dinihari WIB dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa. Berikut ini rangkuman pertandingan tersebut:

Grup 1
Denmark 1 (Nicklas Bendtner 42)
Portugal 1 (Liedson 86)

Hongaria 1 ( Szabolcs Huszti 79-pen)
Swedia 2 (Olof Mellberg 8, Zlatan Ibrahimovic 90+4)

Grup 2
Moldova 0 Luksembourg 0

Israel 0 
Latvia 1 (Kaspars Gorkss 59)

Swiss 2 (Stephane Grichting 82, Marco Padalino 88)
Yunani 0 

Grup 3
Polandia 1 (Mariusz Lewandowski 80)
Irlandia Utara 1 (Kyle Lafferty 37

Slovakia 2 (Stanislav Sestak 60, Marek Hamsik 73-pen)
Republik Ceko 2 (Daniel Pudil 68, Milan Baros 84)

Grup 4
Azerbaijan 1 (Elvin Mamedov 48)
Finlandia 2 (Markus Heikkinen 75, Jonatan Johansson 86)

Rusia 3 (Vasily Berezutsky 17, Roman Pavlyuchenko 39-pen, 45-pen)
Liechtenstein 0 

Grup 5
Armenia 0 
Bosnia 2 (Senijad Ibricic 3, Zlatan Muslimovic 74)

Turki 4 (Tuncay Sanli 29, 72, Sercan Yildirim 37, Arda Turan 62)
Estonia 2 (Vladimir Voskoboinikov 7, Konstantin Vassiljev 53)

Spanyol 5 (David Silva 41, 68, David Villa 49, 85, Gerard Pique 50)
Belgia 0
   
Grup 6
Ukraina 5 (Andriy Yarmolenko 18, Artem Milevskiy 45+2, 90+1-pen, Andriy Shevchenko 71-pen, Yevgen Seleznov 90+3-pen) 
Andorra 0

Kroasia 1 (Ivan Rakitic 24)
Belarusia 0 

Grup 7 
Austria 3 (Stefan Maierhofer 1, Marc Janko 16, 59pen)
Kepuluan Faroe 1 (Andreas Olsen 83)
   
Prancis 1 (Thierry Henry 48)
Rumania 1 (Julien Escude 54-bd)

Grup 8
Bulgaria 4 (Radostin Kishishev 45+1, Dimitar Telkiyski 49, Dimitar Berbatov 85-pen, Valeri Domovchiyski 90+1)
Montenegro 1 (Stevan Jovetic 9)

Georgia 0 
Italia 2 (Kakha Kaladze 56, 67 bunuh diri)

Sirus 1 (Marios Elia 30)
Irlandia 2 (Kevin Doyle 5, Robbie Keane 83)
   
Grup 9
Skotlandia 2 (Scott Brown 56, James McFadden 80)
Macedonia 0 
 
Islandia 1 (Eidur Gudjohnsen 29)
Norwegia 1 (John Arne Riise 10)

Sumber Dari : DetikSport

Label:

Hantam Argentina 3-1, Brasil ke Afsel

Rosario - Brasil memperlihatkan penampilan prima meski harus bertandang ke markas Argentina. Kemenangan 3-1 yang dikemas tim Samba membuat mereka dipastikan lolos ke Piala Dunia 2010.

Bermain di bawah tekanan pendukung Argentina di Stadion GIgante de Arroyito, Rosario, Minggu (6/9/2009) pagi WIB, Brasil bermain ciamik dan berhasil meredam permainan tuan rumah.

Hasilnya, tiga gol disarangkan tim tamu melalui Luisao di menit 24 dan Luis Fabiano di menit 30 dan 68. Argentina hanya sempat membalas melalui Jesus Datolo di menit 66.

Brasil yang memang sudah bercokol di puncak klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL pun dipastikan lolos ke Afrika Selatan. Dengan nilai 30, pasukan Carlos Dunga sudah tidak mungkin dikejar oleh tim peringkat 5, Kolombia, yang baru mengoleksi 20 poin.

Jalannya pertandingan
Pertandingan memasuki menit 24 ketika Brasil melaju satu langkah di depan. Dari sebuah tendangan bebas Elano Blummer, Luisao yang ikut menyerang menanduk bola masuk gawang Mariano Andujar.

Hanya berselang enam menit, Brasil kian di atas angin dengan gol keduanya. Sebuah eksekusi tendangan bebas Brasil berhasil diblok Andujar, tetapi bola muntah disambar Fabiano untuk membuat tim tamu unggul 2-0.

Argentina benar-benar rapuh kali ini. Semenit sebelum jeda, Brasil hampir saja menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 andai saja sundulan Lucio tidak ditepis oleh Andujar.

Masuknya Sergio Aguero di babak kedua menambah daya gedor Argentina. Sebuah harapan muncul bagi pasukan Diego Maradona ketika tendangan deras Datolo di menit 66 berhasil merobek gawang Brasil.

Tapi semangat Argentina hanya berusia dua menit. Saat tim Tango bergairah untuk mencoba menyamakan kedudukan, Brasil justru memukul mereka dengan gol ketiganya.

Fabiano mencetak gol keduanya malam itu dengan sebuah tendangan cungkil melewati kepala kiper Andujar yang menerjang maju. Sebelumnya, bola terobosan dikirim Kaka dari tengah lapangan.

Maradona terus mencoba mengejar dengan memainkan Diego Milito. Di menit 72, penyerang Inter Milan itu hampir saja mencetak gol andai tendangannya tidak diblok oleh kiper yang juga rekan setimnya, Julio Cesar.

Hingga akhir pertandingan, tidak banyak peluang tambahan yang dipetik kedua tim. Kemenangan 3-1 pun mengesahkan satu tiket bagi Kaka dkk menuju Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Susunan pemain
Argentina: Andujar; Zanetti, Heinze, Dominguez, Otamendi; Rodriguez (Aguero 46), Mascherano, Datolo, Veron; Messi, Tevez (Milito 68)

Brasil: Cesar; Maicon, Luisao, Lucio, Andre Santos; Silva, Elano (Alves 67), Melo; Kaka; Fabiano (Adriano 76), Robinho (Ramirez 67)

Sumber Dari : DetikSport

Label:

Sabtu, 05 September 2009

Menanti Gol Ibra ke Gawang Inter

Jakarta - Memberi Inter Milan tiga Scudetto, Zlatan Ibrahimovic gagal mengantar timnya mengecap sukses Eropa. Kini Ibra justru jadi ancaman besar setelah hasil undian mempertemukan Nerazzurri dengan Barcelona. 

Dengan 17 titel juara Seri A, Inter adalah salah satu penguasa Italia selain AC Milan dan Juventus. Dalam beberapa musim ke belakang, mereka bahkan jadi penguasa tunggal setelah empat kali secara beruntun selalu jadi kampiun.

Namun kegemilangan Inter di kompetisi lokal tidak berbanding lurus dengan prestasi di Liga Champions. Nerrazuri baru mengoleksi dua gelar tertinggi di benua Eropa tersebut yang kesemuanya diperoleh pada tahun 1964 dan 1965.
 
Semenjak itu, prestasi maksimal Inter hanya menempati runner-up pada tahun 67 dan 72. Sisanya berbuah dengan kekecewaan.

Setelah di musim lalu tersingkir di fase knockout, perjuangan Inter musim ini pun tampaknya masih belum menemui jalan lapang. Hal itu terbaca dari hasil undian yang mempertemukan mereka dengan juara bertahan musim lalu, Barca di fase grup.

Selain harus memperhitungkan betul catatan mentereng dan performa apik yang dimiliki Blaugrana, permasalahan Inter tidak hanya sampai di situ saja. Mereka harus berhadapan dengan senjata andalan mereka di lini depan selama ini, Ibrahimovic.

Sejak didatangkan dari Juventus pada tahun 2006, penyerang asal Swedia ini langsung menjelma menjadi tulang punggung penyerangan Nerazurri. Bahkan Inter disebut-sebut terlalu bergantung pada striker Swedia itu.

Inter yang menukar Ibra dengan Samuel Eto'o di musim panas ini, kali ini akan kena batunya. Dukungan dari rekan-rekannya di Barca macam, Lionel Messi, Xavi dan Andres Iniesta yang sudah terkenal dengan kerjasama rapinya akan membuat pemain berusia 27 tahun itu dimanjakan. Belum lagi jika mengingat pengetahuan yang dimiliki Ibra tentang seluk beluk Inter yang telah dibelanya selama tiga tahun.

"Samuel (Eto'o) akan berada dalam motivasi tinggi ketika kembali ke Camp Nou. Namun kami juga akan memperhitungkan pemain kami yang sangat termotivasi ketika ke San Siro, Ibrahimovic," tukasnya di The Canadian Press.

Melihat hal itu, Inter tampaknya harus ekstra waspada dengan Barca yang diyakini makin tajam dengan keberadaan Ibra. Meski di sisi lain, lini pertahanan Nerazuri juga telah cukup hafal dengan pergerakan striker 27 tahun itu.

Sumber Dari : DetikSport

Label:

Pato Bakal 'Musuhi' Kaka

Milan - Undian grup Liga Champions mengharuskan AC Milan bertemu dengan Real Madrid. Itu artinya Alexandre Pato akan bersua lagi dengan Kaka, teman yang untuk beberapa saat bakal ia lupakan.

Dalam undian yang dilangsungkan di Monako, Jumat (28/8/2009) dinihari WIB, Milan dan Madrid ditempatkan di Grup C bersama Marseille dan FC Zurich. Dua pertemuan antara keduanya akan menjadi ajang "reuni" bagi Milan-Kaka atau Madrid-Klaas Jan Huntelaar.

Bagi Pato, pertemuan dengan Kaka sangat emosional. Pasalnya selama di berbaju Rossoneri, playmaker asal Brasil itu merupakan teman dekatnya. Lalu, bagaimana sikapnya jika mereka bertemu nanti?

Ada 180 menit tersedia untuk pertemuan Milan dan Madrid. Selama waktu itu pulalah Pato tak akan menganggap Kaka seorang teman.

"Bertemu Kaka lagi akan sangat emosional. Dia selalu menjadi teman saya, seseorang yang pernah berbagi momen indah bersama saya. Tetapi, tentu saja, selama 180 menit saya tak akan mengenalnya. Dia adalah lawan, itu saja," ujarnya di Goal.

Sementara untuk grupnya sendiri, Pato menilai bahwa lawan berat tak cuma Madrid, tetapi semua klub lainnya juga.

"Ini adalah grup yang berat, sangat berat. Tak hanya karena ada Real Madrid, tetapi ada Marseille dan juga Zurich. Tak akan mudah untuk melangkah dari sini," tukasnya.
( roz / din )


Sumber Dari : DetikSport

Label:

'MU Favorit Juara'

Monako - Sudah dua musim terakhir Manchester United berhasil melangkah ke final Liga Champions. Musim ini MU kembali difavoritkan ke final lagi, dan akhirnya menjadi juara.

Setidaknya demikianlah pendapat yang dilontarkan oleh pelatih Wolfsburg, Armin Veh. Bersama CSKA Moscow dan Besiktas, Die Wolfe tergabung di Grup B. Veh menyebut, MU paling diunggulkan untuk lolos.

"Manchester United tak hanya favorit untuk lolos dari grup ini, tetapi juga favorit untuk titel juara Liga Champions itu sendiri," ucap Veh di situs resmi UEFA.

"Tapi kami juga ingin lolos ke fase knockout, jadi kami harus bisa menyingkirkan CSKA dan Besiktas," tambahnya.

Dari dua final terakhir yang sudah dilakoni The Red Devils, satu di antaranya berhasil diakhiri dengan menjadi juara--yakni pada tahun 2008, di mana mereka menundukkan Chelsea lewat adu penalti.

Sementara pada final musim lalu, mereka menjadi pecundang. 'Setan Merah' menyerah 0-2 dari Barcelona dalam final yang dihelat di kota Roma. ( roz / din )

Sumber Dari : DetikSport

Label:

Ibra Tak Sabar Kalahkan Inter

Barcelona - Reuni tidak harus berlangsung dalam suasana menyenangkan. Zlatan Ibrahimovic contohnya. Ia sudah tidak sabar membawa Barcelona mengalahkan mantan klubnya, Inter Milan.

Tanggal 16 September nanti, Ibra dan Barcelona akan melawat ke markas Inter di laga Liga Champions. Seperti diketahui, Nerazzurri melepas Ibra ke Barca dan mendapat Samuel Eto'o dan sejumlah uang dari arah sebaliknya.

"Saya tak sabar menanti hari itu tiba. Kembali ke San Siro dengan seragam yang berbeda akan sangat menyenangkan," ungkap Ibra seperti dilansir Football Italia.

Ibra sama sekali tak gentar dengan harus bermain di markas lawan. Striker berkebangsaan Swedia itu yakin benar Barca lebih baik dari Inter dan kemenangan akan mereka bawa pulang.

"Saya berharap menang karena saya pikir kami masih lebih baik. Faktanya, Barcelona memang lebih baik dari Inter," tukas bomber bongsor berumur 27 tahun itu kemudian.

Bersama Barca, Ibra yang sempat kesulitan dalam adaptasi sudah langsung mencetak gol di laga pertama Liga Spanyol. Eks bomber Juventus itu memuji gaya ofensif yang diusung Los Blaugrana.

"Klub baru saya bermain jauh lebih menyerang dan fokus pada penguasaan bola. Walau begitu, untuk bicara tentang perbedaan kedua tim, kita masih harus menunggu," tutup Ibra.


Sumber Dari : DetikSport

Label: